EKC Ngeblog Week 18 "Recomended Book From Me"

Setelah vakum – atau tepatnya gak tau kegiatan ini masih berlangsung – akhirnya gue kembali ikutan EKC Ngeblog yeay. Dan ini, minggu pertama gue kembali posting. Dengan tema dari Herliani yaitu “Recommended book from me”



Revered Back, novel yang terbit di penghujung tahun 2015 karya Inggrid Sonya ini, yang sebelumnya pernah di buat dalam versi wattpad – meski berbeda, namun alur di awal sama – baru bisa gue dapatkan setelah satu bulan novel ini terbit. Dan baru gue selesaikan bacanya beberapa hari ini. dan dengan ini, gue sangat menyarankan bagi siapapun untuk membaca novel ini. wajib.

Novel ini, menceritakan tentang Jana, seorang cewek borjuis yang memiliki sifat dan segala tabiat yang jauh dari kata baik. Egois, tidak punya etika, cenderung memaksa, dan senang membully teman-temannya. Jana merupakan cewek paling cantik di sekolahnya, tentu saja, karena jika ada cewek yang mempunyai potensi untuk menyaingi kecantikannya dengan senang hati Jana akan membuat cewek itu keluar dari sekolah ini dengan segala caranya yang  cukup kejam. Karena Jana memiliki kekuasaan di sekolahnya.

Tidak ada yang menyukai Jana. Satu sekolah membenci Jana. Dari mulai para siswa hingga guru, semua membencinya. Tak ada yang mau berteman dengannya. Tak ada yang mau dekat dengannya. Kecuali satu orang. Dimi. Dialah cowok yang sangat di puja Jana. Dari sekian banyak orang yang terus memunggunginya, hanya Dimi yang tetap tinggal di sampingnya. Jana sangat mencintai Dimi, lebih dari apapun. Lebih dari Jana mencintai dirinya sendiri. Meski secara terang-terangan, Dimi sudah menolaknya. Tapi Jana tidak peduli. Dia akan tetap mencintai Dimi dan terus berjuang membuka hati cowok itu.


Sampai hari itu datang, hari kejatuhan Jana. Hari dimana kiamat seakan melanda Jana. Seakan penderitaannya selama ini belum cukup, Jana kembali di landa cobaan yang lebih dari sebelumnya. Di hari kejatuhan Jana sebagai penguasa sekolah, semua orang dengan gencar dan terang-terangan menunjukan rasa bencinya terhadap cewek itu. sebuah fakta terbuka. Bahwa Dimi mendekatinya hanya karena kepura-puraan. Hanya sebuah dusta yang di balut dengan sangat sempurna sampai Jana tidak menyadarinya. Jana jatuh. Jana sudah sampai pada titik jenuh. Hidupnya terlalu menyedihkan untuk di pertahankan.

Dan sosok itu datang, sosok yang tidak pernah Jana duga. Sosok yang Jana kira adalah seorang bandar narkoba. Bukan secara tiba-tiba, dia telah memantau Jana sebelum kejadian buruk itu menimpa Jana. Hanya saja, awalnya dia hanya berperan sebagai pengamat. Tapi lambat laun, ketika menyadari tentang hidup Jana yang ‘sendirian’ dia mulai ikut berperan. Jana terlalu, seperti dirinya. Hidupnya terlalu keras namun tak ada yang berjalan disisinya.

Cakra hadir, di tengah keputusasaan dalam kehidupan Jana. Cakra hadir, dengan caranya yang terbilang ekstrem tapi mampu mengalihkan Jana dari setumpuk permasalahannya. Cakra hadir, menjadi sandaran hidup Jana. Membukakan jalan untuk Jana kembali. Untuk Jana meneruskan hidupnya yang sempat tertunda.

Cakra bukanlah cowok dewasa yang menjejali Jana dengan segala macam kata-kata pembangkit semangat (well, yang kayak gitu sih Yoga, di wattpad version maksudnya. Tapi percayalah, I love Yoga more than Rama) tapi Cakra adalah cowok keras yang memiliki cara gila untuk menghibur Jana. Dan yang pasti, siapapun yang baca, bakalan jatuh cinta sama Cakra.

Novel ini memaparkan tentang luka. Membuat kita merasakan sakitnya kesendirian. Saat harapan itu sudah tidak lagi ada, putus asa menjadi pilihan yang tersedia. Tentang kerasnya kehidupan yang harus di jalani. Problematika remaja yang complicated. Berjuang di tengah ketidakmungkinan. Harapan untuk kembali ke jalan yang telah lama di tinggal. Novel ini, mengajarkan tentang pencarian jati diri sebenarnya. Tentang bagaimana kita harus mencintai diri sendiri sebelum mencintai yang lainnya. Yang di kemas dengan diksi yang indah serta balutan sastra yang kuat.

So, gak ada alesan buat gak baca novel ini. novel ini, sangat layak buat di baca dan berjejer di rak buku.


Dia adalah sempurna, mengejarnya bagiku adalah biasa. Dia adalah sempurna, mengikutinya bagiku adalah maklum. Dan dia adalah sempurna, memujanya bagiku adalah sesuatu yang lumrah.

Aku mencintainya seperti bayangan yang mencintai benda. Yang tak pernah terpisah walau tak bisa bersama. Yang diam-diam menjadikannya tujuan untuk terus ada dan nyata. Tak peduli dengan para mata-mata yang menanggapku benalu penghinggap, aku selalu mengikutinya tanpa pernah mengeluh lelah. Tak peduli dengan suara-suara sumbang penyentil hati, aku selalu berada di sampingnya tanpa pernah mengucap kalah. Dan tak peduli dengan seberapa sering ku di tolak, aku selalu mengikutinya tanpa pernah sedikitpun menyerah, aku tau aku bodoh. Tapi aku tak peduli.


Aku berharga, aku berharga, dan sekali lagi ku katakana kalau aku berharga. Walau tidak ada yang menilainya begitu,setidaknya aku bisa menilainya sendiri. Walau tidak ada yang mengatakannya begitu, setidaknya aku mampu mengatakannya sendiri.

Komentar

  1. Aduuhh pengen bacaaa..lagi booming sihh.. gk sempet baca versi wattpadnya :(

    BalasHapus
  2. Aku udah baca juga dong. Nangis kejerrrr.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencintaimu Dalam Diam

Love At The Last Sight *Cerpen

You Belong With Me *Cerpen Duet